Senin, 04 Juni 2012

Imagine - Playing For Change



One Of My Favourite Songs..



Playing for Change is a multimedia music project, created by the American producer and sound engineer Mark Johnson with his Timeless Media Group, that seeks to bring together musicians from around the world. Playing For Change also created a separate non-profit organization called the Playing For Change Foundation which builds music schools for children around the world.

The project started in 2004 with the organization's self-described goal to "inspire, connect, and bring peace to the world through music". The creators of the project, Mark Johnson and Enzo Buono, traveled around the world to places including New Orleans, Barcelona, South Africa, India, Nepal, the Middle East and Ireland. Using mobile recording equipment, the duo recorded local musicians performing the same song, interpreted in their own style. Among the artists participating or openly involved in the project are Vusi Mahlasela, Louis Mhlanga, Clarence Bekker, Tal Ben Ari (Tula), Bono, Keb' Mo', David Broza, Manu Chao and Grandpa Elliott.

The project's first single "Stand by Me", began with a Santa Monica street performer named Roger Ridley (now deceased).[1] The duo traveled the world, recording more and more musicians. All of these versions were considered for mixing a pastiche final version.

The Playing For Change Foundation

The Playing for Change Foundation is a non-profit organization 501(c)3, dedicated to creating and supporting music schools, principally in developing countries. Three music schools and a total of seven music programs have been created since 2008:

* Ntonga Music School, Gugulethu, South Africa
* Bizung music and dance school, Tamale, Ghana
* Ecole de musique de Kirina, Kirina, Mali
* Tintale Village Teaching Center Tinatle, Nepal
* Mitrata Nepal village Music Program, Kathmandu Nepal
* The Hari Kul Music School, Kathmandu, Nepal
* Intore Culture and Music Center, Kigali, Rwanda

Free Ringtone PART 2


Hello...
Sekarang saya mau bagi - bagi Ringtone Gratis lagi.. Yah, sekedar mengisi waktu luang lah..
Portal yang akan saya gunakan sekarang adalah ziddu.com karena Account saya di 4shared di banned secara SEPIHAK!!!!
What a shame..








Well, Lets Gettin' Started.. (Click The Song Title To Download)

01. Coldplay - Fix You.mp3
02. Celine Dion - The power of the dream
03. Celine Dion - Because You Loved Me
04. 3 Doors Down - Here Without You
05. Adele - Lovesong
06. Citra Idol - Everybody Knew
07. Gotrie - Cinta Sederhana
08. Bondan Prakoso Ft. Fade2Black - Kita Selamanya
09. BIRU - Pacarku Hilang
10. Bondan Prakoso - Tetap Semangat

Buat yang mau Request atau sekedar ngasih saran.. Ada kolom comments dibawah..
Thanks

Deddy Corbuzier & Romy Rafael ADU MULUT



Di Indonesia, Deddy Corbuzier jadi satu-satunya mentalis yang menonjol. Romy Rafael atau Demian pun pernah berguru padanya. Tadi malam Deddy sesumbar menantang dua lawan. Master Hipnosis, Romy Rafael dan Grand Master, Utut Adianto. Ketiganya pun perang mulut saling menghebatkan diri masing-masing. Dua sahabat, Deddy dan Romy, saling menjatuhkan.

"Romy emang terlihat lebih ganteng, meskipun tidak lebih pintar dari saya," ujar Deddy Corbuzier

Bukan perkara sulit bagi Deddy untuk menaklukkan master hipnosis itu. Deddy bilang, dia tidak sedemikian bodoh jika masuk medan perang tanpa mengetahui siapa lawannya. Melihat Romy, bagi pria bernama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo itu, seperti melihat buku. "Gampang banget dibacanya," ujar pria yang sudah 10 tahun menggeluti dunia magis tersebut.

Romy tak mau kalah gertak. Pria yang mendalami ilmu hipnosis selama empat tahun di Amerika Serikat itu mengaku tak kesulitan mencari titik lemah kawan dekatnya. "Deddy luar biasa jagonya. Karena terlalu over confidence itu mungkin bisa jadi kekuatan, bisa jadi kelemahan," jelas pria yang buka praktek hypnoterapi itu.

Romy memang pernah berguru kepada Deddy. Deddy sedikit mengulik awal kedatangan Romy ke perguruan sulapnya. Tak dipungkiri, Romy memang datang berbekal ilmu hipnosis yang sudah sangat mumpuni. Kedatangan Romy demi menimba ilmu lain, yaitu cara sulap sambil menghibur. Itu belum ada di Indonesia.

Master Hipnosis asal Surabaya itu mendalami hipnosis dan berbagai kegunaannya selama lebih dari 4 tahun di Amerika, antara lain di Hynotism Training Institute, Ultimate Stage Hypnotism Institute, dan Institute for Neuro Research and Education.

Romy sekarang menguasai hipnosis untuk panggung dan hiburan, klinis (pengobatan masalah-masalah psikis), medis (kedokteran), bahkan hipnosis untuk bisnis dan perusahaan.

Minggu, 03 Juni 2012

Design Brosur - Promo Mandiri - Created On Corel Draw X4

 Brosur Bagian Depan

Brosur Bagian Depan

Silahkan Ditela'ah sendiri untuk teman - teman pemula yang ingin sedikit belajar Design Graphic... Espesially For COREL DRAW X
 

FORMAT .cdr bisa di download via ZIDDU disini

ENJOY!!!

Senin, 21 Mei 2012

Momen-Momen Terbaik Liga Champions Eropa


Kesuksesan Liverpool mengangkat trofi Champions League 2005 silam tampaknya masih menjadi momen yang paling favorit dalam sejarah kompetisi termegah Benua Biru itu. Itu dibuktikan dari hasil poling yang dilakukan sebuah perusahaan kartu kredit ternama.

Dilansir soccerway, dengan memilih secara acak 1246 koresponden dari beberapa negara di Eropa, momen keberhasilan Liverpool mengalahkan AC Milan di partai final 2005 masih menjadi yang paling favorit.

Sempat tertinggal 3-0, The Reds akhirnya sukses mengalahkan Milan setelah dalam waktu enam menit mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso. The Reds akhirnya menang dalam drama adu penalti di Istanbul.

Sedangkan diurutan kedua yakni final 2002 ketika Real Madrid mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1. Gol penentu kemenangan dicetak Zinedine Zidane lewat tendangan voli spektakulernya.

Di posisi ketiga saat Manchester United mampu bangkit di final 1999 melawan Bayern Munich. Pada laga di Camp Nou itu, MU tertinggal 0-1 lewat gol Mario Basler sebelum di masa injury time berhasil mencetak dua gol lewat Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.

Sedangkan di urutan keempat yakni Sabtu malam yang indah bagi fans Inter Milan pada final 2010 lalu. Meski terus ditekan, Inter justru berhasil mengalahkan Bayern Munich 2-0 lewat gol yang diborong Diego Milito. Penantian panjang Inter kesampaian.

Di urutan kelima yakni kemenangan Bayern Munich dari Valencia di partai puncak 2001 yang digelar di San Siro. Sempat tertinggal lewat penalti Gaizka Mendieta, FC Hollywood berhasil membalas lewat penalti Stefan Effenberg sebelum akhirnya menang dalam drama adu penalti.

Berikut 10 Momen Terindah Champions League:

1. Final 2005: Keajaiban Liverpool di Istanbul
2. Final 2002: Tendangan voli Zinedine Zidane ke gawang Bayer Leverkusen
3. Final 1999: MU berhasil bangkit dan melengkapi gelar treble
4. Final 2010: Penantian panjang Inter Milan
5. Final 2001: Bayern Munich bangkit
6. Final 2011: MU kalah kelas dari Barcelona
7. Final 1996: Trofi untuk Si Nyonya Tua
8. Final 1997: Rekor dicetak Lars Riken baru masuk 16 detik sukses catak gol
9. Perempatfinal 2012: Chelsea singkirkan Napoli
10. Semifinal 2009: Perang di Stamford Bridge saat Barcelona menyingkirkan Chelsea