Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 April 2012

Super Heavy: Superstar With A Miracle Worker



 
Dalam beberapa tahun belakangan, banyak bermunculan kolaborasi musisi terkenal yang tak sedikit menghasilkan musik menarik dan easy listening. Meski banyak dari mereka  yang membuat versi kover sebuah lagu dari musisi lain, namun tak sedikit pula yang memembuat lagu sendiri yang berbeda dari karya mereka sebelumnya. Kolaborasi yang dikenal dengan Supergrup ini menyatukan beragam latar belakang musik dari masing-masing personilnya.

Seperti salah satu supergrup yang baru beridiri tahun 2011 ini. Nama-nama di dalamnya tentu tak asing bagi Anda. Mereka adalah Mick Jagger, Joss Stone, Dave Stewart, Damian Marley dan A.R Rahman. Sebagaimana layaknya band, Super Heavy, nama yang mereka pilih, memiliki konsep kuat dan melekat sebagai ciri khas musik mereka. Musik rock, reggae, indian pop, electronic, soul bisa terdengar dalam karya grup yang ada di bawah label Universal Music ini. Tak ada pengotakkan jenis musik karena Superheavy menggabungkan beragam musik guna menghasilkan nuansa baru seperti yang dikatakan oleh Dave Stewart. “SuperHeavy adalah sebuah percobaan ilmuwan yang sangat gila.” Tak heran, jika saat mendengar karya mereka, akan terdengar sesuatu yang berbeda.


Lalu bagaimana lima bakat terbesar di dalam dunia musik yang berasal dari beda negara (bahkan benua) ini bisa berkumpul dan membuat karya? “Setahun lalu saya sedang berada di rumah di Jamaika dan suatu malam saya mendengar semua musik yang berasal dari daerah yang berbeda,  dari sound system yang sangat reggae, rock, blues. Saya berpikir, ini yang sangat ingin saya lakukan, membawa perbedaan bunyi ini bersama-sama dalam satu band,” ujar Stewart. Ia kemudian menelpon Jagger dari rumahnya di Jamaika dengan ide tersebut. Dan hal ini disambut baik oleh Jagger. Sebagai sesama penggemar negara Jamaika dan khususnya musik Jamaika, mereka berdua ingin merekrut seorang musisi dari negara ini. Maka terpilihlah putera dari musisi reggae legendaris Bob Marley, Damian “Jr. Gong” Marley. Bagi Jagger, Marley adalah seorang penulis lirik yang kuat, bersamaan dengan kecenderungannya dalam melakukan eksperimen dan berkolaborasi. ‘Jr.Gong’ tidak sendiri, ia membawa serta bassist dan komposer Shiah Coore serta drummer Courtney Diedrick. Sama seperti Stewart yang membawa kolaborator langganannya, Ann Marie Calhoun, seorang violist rock yang sebelumnya sempat bekerjasama dengan Foo Fighters.


Tak hanya Marley, Stone juga tak menolak untuk bergabung dengan para musisi ini, dan ketika melakukan sesi rekaman di Los Angeles, mereka kemudian bertemu A.R. Rahman, yang waktu itu baru saja menerima Academy Awards atas karyanya dalam film garapan sutradara Danny Boyle, Slumdog Millionaire. Pada saat ditanya tentang musisi dari India ini, Stewart merasakan dia adalah seorang yang memiliki citra musik luar biasa. Ia memiliki pengetahuan musik yang luas, sisi musikal luar biasa, serta melodi dan kekuatan bernyanyi dari budaya yang berbeda.
Dan akhirnya, Stewart, sang pendiri Eurythmics, Joss Stone, penyanyi soul perempuan kenamaan, Marley yang mengikuti jejak sang ayah di dunia reggae, Rahman komposer handal dari India dan Mick Jagger yang tentu saja semua orang tahu, resmi bergabung dan bekerja dalam  proyek ini.  “Saya hidup pada masa sekarang, tetapi tidak pernah memikirkannya. Ini sangat luar biasa, saya tidak percaya dapat melakukan ini.  Saya hanya melakukan ini, dan berpikir ini berjalan dengan sangat cepat, karena buat saya ini tetap menjadi hal baru. Ketika saya mulai, ini adalah sebuah perbedaan abad tapi saya menyukainya. Tetap berjalan terus. Band ini, proyek ini, semuanya bagus,” ujar Jagger saat diwawancari oleh dailymail.com.

Selama 18 bulan Super Heavy kemudian rekaman secara diam-diam. Dalam pemberitaan disebutkan bahwa ini merupaka misi rahasia. Proses pembuatan album bahkan melibatkan sejumlah tempat, Los Angeles, Turki, Italy, Yunanni, India dan Miami. “Kami bertemu banyak orang dari perbedaan waktu, perbedaan tempat,” ujar Jagger. Hal inilah yang disinyalir memberi nuansa berbeda bagi musik SuperHeavy.  Selain tentunya perbedaan latar belakang para personil dimana Jagger, Stone, Dave dari Inggris, Rahman dari India dan Marley dari Kingston, Jamaika.

Album pertama, Super Heavy diresmikan pada Bulan Sepetember berisi sebelas track dengan debut single “Miracle Worker” menerima review positif. “This is the Superstar with A Miracle Worker”. Video klip singel ini memperlihatkan aktivitas mereka di studio saat rekaman. . Ada pula track yang berjudul “Satyameva Jayate” yang berarti “kebenaran itu sendiri adalah sebuah kemenangan” yang dinyanyikan Jagger dalam bahasa Urdu.

Melihat lagu-lagu unik yang dihasilkan dan segala kreativitas para musisi ini, rasanya tidak berlebihan jika Stewart menganggap ini eksperimen yang mirip percobaan para ilmuwan gila. Meleburkan bakat-bakat yang terdiri dari frontman terbaik sepanjang masa, komposer asal India pemenang dua Academy Awards, anak ajaib dunia soul, bintang reggae peraih tiga Grammy Awards, dan salah satu produser paling dicari di dunia, SuperHeavy sukses menciptakan musik baru dan memang pantas dijuluki Supergrup.

Mendengarkan hasil perpaduan berbagai musik oleh beragam musisi dari latar belakang yang berbeda kini bisa jadi pilihan bagi mereka yang ingin dibawa ke pengalaman baru. Apalagi, kharisma  musik mereka seakan mampu menghipnotis para pendengar. Jadi rasanya tak berlebihan jika satu ketika Jagger pernah berkata, “Saya harap orang-orang akan menyukainya”.

Rabu, 26 Januari 2011

THE EAGLES (Hotel California) - I Never Bored For This Song

Performed By Legend Band "THE EAGLES"
Just Enjoy it!
:-)




And.. Here is They're Wikipedia Page..
With five number one singles, six Grammies, and six number one albums, the Eagles were one of the most successful recording artists of the 1970s. At the end of the 20th century, two of their albums, Their Greatest Hits (1971–1975) and Hotel California, ranked among the 20 best-selling albums in the U.S. according to the Recording Industry Association of America. Hotel California is ranked 37th in Rolling Stone's 500 Greatest Albums of All Time, and the band was ranked #75 on the magazine's 2004 list of the 100 Greatest Artists of All Time.[2]Their Greatest Hits (1971–1975), which sold more than 29 million copies. They have sold over 120 million albums worldwide and 100 million in the U.S. alone. They are the fifth highest selling music act in U.S. history and the highest selling American band in U.S. history. No other American band sold more than the Eagles during the 1970's. They also have the best selling album in the U.S. with
The Eagles broke up in July 1980, but reunited in 1994 for Hell Freezes Over, a mix of live and new studio tracks.They have toured intermittently since then, and were inducted into the Rock and Roll Hall of Fame in 1998. In 2007, Eagles released Long Road out of Eden, their first full studio album in 28 years. The album would top the album charts, release five singles on the Adult Contemporary Charts and win the band two Grammies. The next year they launched The Long Road out of Eden Tour in support of the album.

Minggu, 30 Mei 2010

SURAT TERAKHIR "KURT COBAIN"


Jarang lagi nih nge cek blogger..
Sekarang mau bagi - bagi info..
Tentang surat terakhir Sang Legend "Kurt Cobain" Sebelum beliau meninggal..
Buat yang belum tau aja...

Ini saya dapet di google, di salah satu blog temen juga..

:-)

Enjoy it...

KURT COBAIN LAST LETTER!!
“Karena ditulis oleh seorang yang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalan pertamaku dengan, mungkin bisa dibilang nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti dengan tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap dibelakang panggung dan lampu-lampu dmulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, tuhan percayalah bahwa aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenagan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan miliku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah jesus man, seorang pices yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker yang busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul,dan berempati. Empati! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angin-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, dari pada memudar.


peace, love, empathy kurt cobain
frances and courtney, i'll be at your altar. please keep going courtney, for frances. for her life, which will be so much happier without me. I LOVE YOU, I LOVE YOU!