Tampilkan postingan dengan label FC Barcelona and Football. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FC Barcelona and Football. Tampilkan semua postingan
Rabu, 19 Juni 2013
Minggu, 08 Juli 2012
Juara EURO 2012, SPANYOL Cetak Sejarah & Rekor Baru
Kapten Timnas Spanyol Iker Casillas
mengangkat Trophy EURO untuk kedua kalinya
Kiev,Ukraine - Dua gol dari David Silva dan Jordi Alba, lalu Fernando Torres dan Juan Mata di babak kedua, membuat Spanyol mewujudkan impiannya menciptakan sejarah dalam sepakbola dunia, menjadi juara turnamen-turnamen besar tiga kali berturut-turut.
Pertama Piala Eropa 2008, kemudian Piala Dunia 2010, dan kini Piala Eropa 2012.
Mantan penyerang Inggris Gary Lineker pernah mengatakan jika bisa mencetak sejarah baru dalam sepakbola internasional itu, maka Spanyol akan menjadi salah satu tim terbesar sepanjang masa.
Kunci kesuksesan Spanyol terletak pada kemampuan Xavi Hernandez dan koleganya di lapangan tengah dalam mematikan pergerakan pengatur permainan Italia Andrea Pirlo, dan kawalan ketat barisan pertahanannya terhadap Mario Balotelli.
Spanyol juga menciptakan sejarah dengan menang lewat skor 4-0 yang didaulat sebagai rekor kemenangan terbesar dalam turnamen akbar se-Eropa ini.
Pertama Piala Eropa 2008, kemudian Piala Dunia 2010, dan kini Piala Eropa 2012.
Mantan penyerang Inggris Gary Lineker pernah mengatakan jika bisa mencetak sejarah baru dalam sepakbola internasional itu, maka Spanyol akan menjadi salah satu tim terbesar sepanjang masa.
Kunci kesuksesan Spanyol terletak pada kemampuan Xavi Hernandez dan koleganya di lapangan tengah dalam mematikan pergerakan pengatur permainan Italia Andrea Pirlo, dan kawalan ketat barisan pertahanannya terhadap Mario Balotelli.
Spanyol juga menciptakan sejarah dengan menang lewat skor 4-0 yang didaulat sebagai rekor kemenangan terbesar dalam turnamen akbar se-Eropa ini.
"SPANYOL BERPESTA, ITALIA PATAH HATI..
EMOSI YANG SANGAT BERTOLAK BELAKANG..."
Sejumlah rekor dibuat Spanyol pada laga tersebut. Salah satunya adalah sebagai tim pertama yang bisa mencetak empat gol pada laga final Piala Eropa.
Dengan kemenangan di Euro 2012, La Furia Roja menjadi tim Eropa pertama yang berhasil merebut tiga gelar kompetisi antarnegara secara beruntun. Dimulai dari Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012. Spanyol juga menjadi negara kedua setelah Jerman yang bisa merebut tiga trofi Piala Eropa.
Vicente del Bosque juga membuat rekor pribadi. Dia menjadi pelatih kedua yang bisa menyandingkan gelar Piala Dunia dan Piala Eropa setelah Helmut Schon melakukannya bersama Jerman Barat pada 1970-an.
Dengan kemenangan di Euro 2012, La Furia Roja menjadi tim Eropa pertama yang berhasil merebut tiga gelar kompetisi antarnegara secara beruntun. Dimulai dari Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012. Spanyol juga menjadi negara kedua setelah Jerman yang bisa merebut tiga trofi Piala Eropa.
Vicente del Bosque juga membuat rekor pribadi. Dia menjadi pelatih kedua yang bisa menyandingkan gelar Piala Dunia dan Piala Eropa setelah Helmut Schon melakukannya bersama Jerman Barat pada 1970-an.
Iker Casillas pun membuat catatan apik. Laga melawan Italia adalah kemenangan ke-100 dia berseragam timnas. Dia menjadi pemain internasional yang paling banyak mempersembahkan kemenangan bagi negaranya. Kapten Spanyol itu pun menyamai catatan Edwin van der Sar yang berhasil mencatat 9 laga tanpa kebobolan di Piala Eropa.
Dengan demikian, Spanyol mencatat rekor kebobolan terminim dalam satu turnamen. Hanya satu gol yakni kala melawan Italia. Jumlah satu gol itu yang terminim di antara pemenang Piala Eropa sejak mengenal sistem home single tournament pada 1980.
Berkat gol di final Euro 2012, Fernando Torres menjadi pemain Spanyol terbanyak yang bisa mencetak gol di Piala Eropa. Total lima gol. Eloknya lagi, dua di antaranya terjadi pada partai puncak.
Tak ketinggalan, Juan Mata membuat rekor personal. Dia menjadi pemain pengganti tercepat yang bisa mencetak gol di Euro 2012. Hanya satu menit 14 detik.
Senin, 21 Mei 2012
Momen-Momen Terbaik Liga Champions Eropa
Kesuksesan Liverpool mengangkat trofi Champions League 2005 silam tampaknya masih menjadi momen yang paling favorit dalam sejarah kompetisi termegah Benua Biru itu. Itu dibuktikan dari hasil poling yang dilakukan sebuah perusahaan kartu kredit ternama.
Dilansir soccerway, dengan memilih secara acak 1246 koresponden dari beberapa negara di Eropa, momen keberhasilan Liverpool mengalahkan AC Milan di partai final 2005 masih menjadi yang paling favorit.
Sempat tertinggal 3-0, The Reds akhirnya sukses mengalahkan Milan setelah dalam waktu enam menit mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 lewat gol Steven Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso. The Reds akhirnya menang dalam drama adu penalti di Istanbul.
Sedangkan diurutan kedua yakni final 2002 ketika Real Madrid mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1. Gol penentu kemenangan dicetak Zinedine Zidane lewat tendangan voli spektakulernya.
Di posisi ketiga saat Manchester United mampu bangkit di final 1999 melawan Bayern Munich. Pada laga di Camp Nou itu, MU tertinggal 0-1 lewat gol Mario Basler sebelum di masa injury time berhasil mencetak dua gol lewat Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.
Sedangkan di urutan keempat yakni Sabtu malam yang indah bagi fans Inter Milan pada final 2010 lalu. Meski terus ditekan, Inter justru berhasil mengalahkan Bayern Munich 2-0 lewat gol yang diborong Diego Milito. Penantian panjang Inter kesampaian.
Di urutan kelima yakni kemenangan Bayern Munich dari Valencia di partai puncak 2001 yang digelar di San Siro. Sempat tertinggal lewat penalti Gaizka Mendieta, FC Hollywood berhasil membalas lewat penalti Stefan Effenberg sebelum akhirnya menang dalam drama adu penalti.
Berikut 10 Momen Terindah Champions League:
1. Final 2005: Keajaiban Liverpool di Istanbul
2. Final 2002: Tendangan voli Zinedine Zidane ke gawang Bayer Leverkusen
3. Final 1999: MU berhasil bangkit dan melengkapi gelar treble
4. Final 2010: Penantian panjang Inter Milan
5. Final 2001: Bayern Munich bangkit
6. Final 2011: MU kalah kelas dari Barcelona
7. Final 1996: Trofi untuk Si Nyonya Tua
8. Final 1997: Rekor dicetak Lars Riken baru masuk 16 detik sukses catak gol
9. Perempatfinal 2012: Chelsea singkirkan Napoli
10. Semifinal 2009: Perang di Stamford Bridge saat Barcelona menyingkirkan Chelsea
Fakta-Fakta Menarik Tentang Chelsea vs Bayern Munich
Munich - Keberhasilan Chelsea merengkuh gelar juara Liga Champions 2012 (19/5/2012) membuat mereka di dapuk sebagai klub London pertama yang berhasil memenangi kompetisi tersebut.
Selain Chelsea, ada lima tim ibukota lainnya yang berstatus juara Eropa yaitu Real Madrid (9), Ajax Amsterdam (4), Sporting Lisbon (2), Steaua Bucharest (1), Red Star Belgrade (1).
Chelsea juga menjadi tim kedua yang memenangi Liga Champions ketika kota markas mereka menjadi tuan rumah Olimpiade (musim dingin) -- London menghajat event tersebut pada 27 Juli-12 Agustus. Sebelumnya adalah Barcelona pada tahun 1992
Berikut fakta-fakta menarik lain tentang pertarungan Chelsea dan Bayern Munich di Liga Champions dinihari tadi seperti dilansir Infostrada:
> Inter Milan adalah tim terakhir yang memenangi Liga Champions di kandang sendiri pada tahun 1965. Sejak saat itu, belum ada tim yang berhasil melakukannya. AS Roma gagal di tahun 1984 dan Bayern Munich juga sial di 2012.
> Chelsea adalah klub kedua yang berhasil memenangi gelar Piala FA dan Liga Champions pada musim yang sama. Klub pertama yang melakukannya adalah Manchester United saat meraih treble winners musim 1998/1999.
> Untuk kali ke-10, seorang manajer Italia memenangi Liga Champions, melebihi 9 kemenangan manajer asal Spanyol. Roberto di Matteo adalah manajer Italia pertama yang berhasil meraihnya dengan klub asing di luar Italia.
> Untuk pertama kalinya Bayern kalah dalam adu penalti di Liga Champions. Pada empat adu penalti yang pernah dijalani, mereka selalu menang.
> Bayern bergabung AC Milan dan Juventus, sebagai klub-klub yang pernah kalah di tiga final Liga Champions dalam kurun waktu 1992-2012.
> Thomas Mueller menjadi pemain Jerman pertama yang mencetak gol di final Liga Champions sejak Stefan Effenberg di tahun 2001.
> Didier Drogba menjadi pemain Afrika ketiga yang mencetak gol di final Liga Champions setelah Rabah Madjer (Aljazair) bersama FC Porto di tahun 1987, dan Samuel Eto'o (Kamerun) pada tahun 2006 dan 2009 bersama Barcelona.
> Chelsea tidak pernah gagal lolos ke Liga Champions sejak Roman Abramovich mengambil alih kepemilikan di Stamford Bridge pada Juni 2003.
> Ini adalah pertandingan Liga Champions ke-100 untuk Chelsea sejak dipimpin Abramovich. Sejak itu, tidak ada tim lain yang telah memainkan lebih dari 91 pertandingan Liga Champions. Hanya satu tim yang berhasil mengalahkan raihan 180 poin milik Chelsea dari pertandingan sebanyak itu, yakni FC Barcelona, yang berhasil mengemas dengan 190 poin dari 91 pertandingan.
> Arjen Robben gagal mengeksekusi penalti di perpanjangan waktu. Dia juga pernah gagal melakukannya saat Chelsea menghadapi Liverpool di semifinal Liga Champions 2007.
> Ashley Cole adalah pemain ketiga yang mengalami kegagalan di dua final Liga Champions pertamanya sebelum memenangi final yang ketiga. Final pertamanya adalah bersama Arsenal di tahun 2006. Kedua pemain lain adalah Velibor Vasovic dan Zinedine Zidane.
> Untuk kali ke-10 di sejarah Piala Champions (dan kali keenam di era Liga Champions), final ditentukan lewat adu penalti.
> Fernando Torres telah memenangki gelar bergengsi pertama di tingkat klub dalam kariernya, dengan catatan bila Piala FA tidak dihitung. Jika dihitung, maka Torres memenangi dua gelar dalam waktu 15 hari.
>Pemain Chelsea, Ryan Bertrand adalah pemain pertama yang melakukan debut pertamanya di final Liga Champios, tetapi bukan pemain pertama yang melakukan debutnya di Eropa untuk pertama kali di final Liga Champions. 30 tahun lalu, Nigel Spink membuat debut Eropa pertama bagi Aston Villa di final Liga Champions, yang dimenangi Aston Villa saat melawan Bayern Munich. Tiga tahun sebelumnya, Trevor Francis juga mengawali debutnya dan mencetak gol di final tahun 1979 ketika Nottingham Forest mengalahkan Malmo dengan skor 1-0.
>Bastian Schweinsteiger adalah pemain tercepat yang di kartu kuning pada final Liga Champions, yakni di menit kedua.
CHELSEA FC - Juara Baru Liga Champions Eropa
Chelsea akhirnya sukses mencatat sejarah merebut trofi Champions League untuk kali pertama setelah di final sukses mengalahkan Bayern Munich dalam drama adu penalti. Bagi Munich ini kegagalan kedua di final setelah 2010.
Munich sebenarnya diuntungkan dengan faktor laga yang harus digelar di markasnya, Allianz Arena, Minggu 20 Mei 2012. Meski tampil dominan, Munich mampu ditahan imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan waktu 2x15 menit.
Munich sempat unggul lewat gol Thomas Muller di menit 83 sebelum akhirnya dibalas Didier Drogba. Di babak tambahan waktu pertama tepatnya menit 83, Munich punya peluang emas setelah mendapat hadiah penalti.
Sayangnya penalti Arjen Robben gagal dan memaksa skor tak berubah 1-1 hingga habis 2x15 menit. Dan di drama adu penalti, Munich sebenarnya juga sempat di atas angin setelah penembak pertama Chelsea, Juan Mata gagal menaklukkan Manuel Neuer.
Namun harapan Chelsea kembali hidup setelah tembakan Ivica Olic berhasil digagalkan Peter Cech. Dan kemenangan Chelsea akhirnya ditentukan lewat penalti Drogba setelah sebelumnya penalti Bastian Schweinsteiger sukses ditepis Cech dan hanya membentur mistar gawang. Chelsea menang 4-3 dalam drama adu penalti dan sukses menjadi juara baru.
Munich sebenarnya diuntungkan dengan faktor laga yang harus digelar di markasnya, Allianz Arena, Minggu 20 Mei 2012. Meski tampil dominan, Munich mampu ditahan imbang 1-1 hingga akhir babak tambahan waktu 2x15 menit.
Munich sempat unggul lewat gol Thomas Muller di menit 83 sebelum akhirnya dibalas Didier Drogba. Di babak tambahan waktu pertama tepatnya menit 83, Munich punya peluang emas setelah mendapat hadiah penalti.
Sayangnya penalti Arjen Robben gagal dan memaksa skor tak berubah 1-1 hingga habis 2x15 menit. Dan di drama adu penalti, Munich sebenarnya juga sempat di atas angin setelah penembak pertama Chelsea, Juan Mata gagal menaklukkan Manuel Neuer.
Namun harapan Chelsea kembali hidup setelah tembakan Ivica Olic berhasil digagalkan Peter Cech. Dan kemenangan Chelsea akhirnya ditentukan lewat penalti Drogba setelah sebelumnya penalti Bastian Schweinsteiger sukses ditepis Cech dan hanya membentur mistar gawang. Chelsea menang 4-3 dalam drama adu penalti dan sukses menjadi juara baru.
Jumat, 18 Mei 2012
Pemain Barca-Madrid Dominasi Tim Impian Liga Spanyol
Sembilan pemain, lima dari Real Madrid dan empat dari Barcelona, memdominasi tim impian Liga BBVA 2011/12.
Koran Spanyol, Marca, membuat jajak pendapat untuk pembacanya. Mereka diminta memilih sebelas pemain terbaik Liga BBVA. Para responden yang masuk mencapai 73 ribu. Sangat antusias.
Di empat posisi, para pemain Madrid mendominasi tempat teratas. Hanya Lionel Messi yang mampu mendobrak dominasi "El Real".
Posisi kiper jadi milik kiper terbaik dunia Iker Casillas. Kapten timnas Spanyol itu berada di posisi teratas dengan perolehan suara mencapai 55%. Casillas mengalahkan peraih penghargaan Zamora --Kiper Terbaik Liga BBVA 2012-- Victor Valdes dan penjaga gawang Real Zaragoza Roberto.
Bek terbaik jadi milik Sergio Ramos. Ia unggul 17 ribu suara atas kapten Barca Carles Puyol. Javi Martinez melengkapi format tiga bek tim impian Liga BBVA. Martinez unggul tipis seribu suara atas bek Madrid Pepe.
Empat slot gelandang dibagi rata antara Madrid dan Barcelona. Xabi Alonso memimpin di posisi teratas, diikuti Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Tempat terakhr jadi milik playmaker "Los Blancos" Mesut Oezil.
Trisula bomber dikomandoi Messi. Peraih titel El Pichichi atau top skorer Liga BBVA dengan 50 gol itu hanya unggul tipis seribu suara atas Cristiano Ronaldo. Striker Portugal itu juga di bawah Messi dalam klasemen pencetak gol karena kalah empat gol.
Posisi terakhir striker ditempati Radamel Falcao. Bomber asal Kolombia itu menarik minat para responden dengan prestasinya sebagai top skorer Liga Europa dua kali beruntun plus dua trofi ajang itu dalam dua musim beruntun.
Jadi.. Tujuh pemain Spanyol mendominasi tim impian Liga Spanyol. Ironisnya, tiga di antaranya --Iniesta, Xavi, dan Martinez-- tak masuk skuad pilihan Vicente Del Bosque untuk Euro 2012. What A Shame!!
Koran Spanyol, Marca, membuat jajak pendapat untuk pembacanya. Mereka diminta memilih sebelas pemain terbaik Liga BBVA. Para responden yang masuk mencapai 73 ribu. Sangat antusias.
Di empat posisi, para pemain Madrid mendominasi tempat teratas. Hanya Lionel Messi yang mampu mendobrak dominasi "El Real".
Posisi kiper jadi milik kiper terbaik dunia Iker Casillas. Kapten timnas Spanyol itu berada di posisi teratas dengan perolehan suara mencapai 55%. Casillas mengalahkan peraih penghargaan Zamora --Kiper Terbaik Liga BBVA 2012-- Victor Valdes dan penjaga gawang Real Zaragoza Roberto.
Bek terbaik jadi milik Sergio Ramos. Ia unggul 17 ribu suara atas kapten Barca Carles Puyol. Javi Martinez melengkapi format tiga bek tim impian Liga BBVA. Martinez unggul tipis seribu suara atas bek Madrid Pepe.
Empat slot gelandang dibagi rata antara Madrid dan Barcelona. Xabi Alonso memimpin di posisi teratas, diikuti Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Tempat terakhr jadi milik playmaker "Los Blancos" Mesut Oezil.
Trisula bomber dikomandoi Messi. Peraih titel El Pichichi atau top skorer Liga BBVA dengan 50 gol itu hanya unggul tipis seribu suara atas Cristiano Ronaldo. Striker Portugal itu juga di bawah Messi dalam klasemen pencetak gol karena kalah empat gol.
Posisi terakhir striker ditempati Radamel Falcao. Bomber asal Kolombia itu menarik minat para responden dengan prestasinya sebagai top skorer Liga Europa dua kali beruntun plus dua trofi ajang itu dalam dua musim beruntun.
Jadi.. Tujuh pemain Spanyol mendominasi tim impian Liga Spanyol. Ironisnya, tiga di antaranya --Iniesta, Xavi, dan Martinez-- tak masuk skuad pilihan Vicente Del Bosque untuk Euro 2012. What A Shame!!
Squad Sementara Timnas Spanyol di EURO 2012
Pelatih Timnas Spanyol, Vicente del Bosque, pada Selasa (15/5) mengumumkan tim sementara untuk Euro 2012, namun banyak nama besar, termasuk David Villa, yang belum dimasukkan dalam tim.
Del Bosque harus menunggu sampai Barcelona menyelesaikan musim mereka pada 25 Mei, dengan bermain di final Piala Raja melawan Athletic Bilbao, sebelum menentukan pemain-pemain bintang mana saja yang akan dimasukkan dalam daftar akhir timnas, yang akan diumumkan pada 27 Mei.
Pemain sayap Chelsea, Juan Mata, dan penyerang Fernando Torres juga tidak berada dalam daftar tersebut, sampai klub London itu memainkan pertandingan final Liga Champions melawan Bayern Munich pada 19 Mei.
Pemain-pemain Real Madrid menjadi bagian penting dari tim Spanyol, yang akan berlatih di Schruns, Austria, pada 22-31 Mei. Del Bosque memasukkan beberapa pemain papan atas untuk dua pertandingan persahabatan, melawan Serbia pada 26 Mei, dan Korea Selatan pada 30 Mei.
Dari Real Madrid, ia memanggil kiper dan kapten Spanyol, Iker Casillas, bek Alvaro Arbeola, Sergio Ramos, dan Xabi Alonso. Raul Albio juga dimasukkan dalam tim untuk menggantikan bek Barcelona, Carles Puyol, yang cedera dan harus absen selama setidaknya enam pekan setelah menjalani operasi pada lutut kanannya.
David Silva, yang membantu Manchester City menjuarai Liga Inggris, juga dipanggil. Di lini depan, Spanyol kemungkinan akan mengandalkan Alvaro Negredo dari Sevilla, dan Roberto Soldado dari Valencia.
Penyerang Athletic Bilbao, Fernando Llorente harus menunggu setelah selesainya Piala Raja untuk mengetahui nasibnya. Penyerang Barcelona, David Villa, juga masih diragukan. Pelatih klub Pep Guardiola mengatakan pada Jumat bahwa kondisi sang penyerang 'semakin membaik' namun ia harus berjuang untuk dapat masuk timnas, setelah patah kaki pada Piala Dunia Klub, Desember silam.
Del Bosque mengakui bahwa ia khawatir harus menjalani Euro tanpa kehadiran Villa (yang telah mencetak 51 gol dari 82 penampilan di timnas) dengan berkata bahwa sang bintang mungkin tidak akan cukup bugar untuk bermain, meski ia dimasukkan dalam tim.
Di antara beberapa kejutan adalah pemanggilan pemain yang belum memiliki pengalaman internasional, yakni Benat Extebarria dari Real Betis dan gelandang Benfica, Javier Garcia.
Malaga, yang mengakhiri Liga Spanyol dengan menghuni peringkat keempat, dan Atletico Madrid, yang mengalahkan Athletic Bilbao di final Liga Europa, juga menyumbang pemain.
Malaga memiliki tiga pemain di timnas yakni, Santi Cazorla, gelandang Francisco 'Isco' Roman Alarcon Suarez, dan pemain sayap, Nacho Monreal. Atletico Madrid berkontribusi dengan memasukkan sayap kanan, Juan Francisc 'Juanfran' Torres dan penyerang Adrian Lopez Alvarez.
Tim sementara Spanyol yang berisi 21 pemain:
Del Bosque harus menunggu sampai Barcelona menyelesaikan musim mereka pada 25 Mei, dengan bermain di final Piala Raja melawan Athletic Bilbao, sebelum menentukan pemain-pemain bintang mana saja yang akan dimasukkan dalam daftar akhir timnas, yang akan diumumkan pada 27 Mei.
Pemain sayap Chelsea, Juan Mata, dan penyerang Fernando Torres juga tidak berada dalam daftar tersebut, sampai klub London itu memainkan pertandingan final Liga Champions melawan Bayern Munich pada 19 Mei.
Pemain-pemain Real Madrid menjadi bagian penting dari tim Spanyol, yang akan berlatih di Schruns, Austria, pada 22-31 Mei. Del Bosque memasukkan beberapa pemain papan atas untuk dua pertandingan persahabatan, melawan Serbia pada 26 Mei, dan Korea Selatan pada 30 Mei.
Dari Real Madrid, ia memanggil kiper dan kapten Spanyol, Iker Casillas, bek Alvaro Arbeola, Sergio Ramos, dan Xabi Alonso. Raul Albio juga dimasukkan dalam tim untuk menggantikan bek Barcelona, Carles Puyol, yang cedera dan harus absen selama setidaknya enam pekan setelah menjalani operasi pada lutut kanannya.
David Silva, yang membantu Manchester City menjuarai Liga Inggris, juga dipanggil. Di lini depan, Spanyol kemungkinan akan mengandalkan Alvaro Negredo dari Sevilla, dan Roberto Soldado dari Valencia.
Penyerang Athletic Bilbao, Fernando Llorente harus menunggu setelah selesainya Piala Raja untuk mengetahui nasibnya. Penyerang Barcelona, David Villa, juga masih diragukan. Pelatih klub Pep Guardiola mengatakan pada Jumat bahwa kondisi sang penyerang 'semakin membaik' namun ia harus berjuang untuk dapat masuk timnas, setelah patah kaki pada Piala Dunia Klub, Desember silam.
Del Bosque mengakui bahwa ia khawatir harus menjalani Euro tanpa kehadiran Villa (yang telah mencetak 51 gol dari 82 penampilan di timnas) dengan berkata bahwa sang bintang mungkin tidak akan cukup bugar untuk bermain, meski ia dimasukkan dalam tim.
Di antara beberapa kejutan adalah pemanggilan pemain yang belum memiliki pengalaman internasional, yakni Benat Extebarria dari Real Betis dan gelandang Benfica, Javier Garcia.
Malaga, yang mengakhiri Liga Spanyol dengan menghuni peringkat keempat, dan Atletico Madrid, yang mengalahkan Athletic Bilbao di final Liga Europa, juga menyumbang pemain.
Malaga memiliki tiga pemain di timnas yakni, Santi Cazorla, gelandang Francisco 'Isco' Roman Alarcon Suarez, dan pemain sayap, Nacho Monreal. Atletico Madrid berkontribusi dengan memasukkan sayap kanan, Juan Francisc 'Juanfran' Torres dan penyerang Adrian Lopez Alvarez.
Tim sementara Spanyol yang berisi 21 pemain:
- Kiper: Iker Casillas (Real Madrid), Pepe Reina (Liverpool/Inggris), David De Gea (Manchester United/Inggris)
- Bek: Jordi Alba (Valencia), Raul Albiol (Real Madrid), Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Alvaro Dominguez (Atletico Madrid), Sergio Ramos (Real Madrid), Ignacio Monreal (Malaga), Juanfran (Atletico Madrid)
- Gelandang: Santiago Cazorla (Malaga), Xabi Alonso (Real Madrid), Isco (Malaga), Benat Etxebarria (Real Betis), Javier Garcia (Benfica/POR), Bruno Soriano (Villarreal)
- Penyerang: Alvaro Negredo (Sevilla), Roberto Soldado (Valencia), Jesus Navas (Sevilla), Adrian Lopez Alvarez (Atletico Madrid), David Silva (Manchester City/Inggris).
- Bek: Jordi Alba (Valencia), Raul Albiol (Real Madrid), Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Alvaro Dominguez (Atletico Madrid), Sergio Ramos (Real Madrid), Ignacio Monreal (Malaga), Juanfran (Atletico Madrid)
- Gelandang: Santiago Cazorla (Malaga), Xabi Alonso (Real Madrid), Isco (Malaga), Benat Etxebarria (Real Betis), Javier Garcia (Benfica/POR), Bruno Soriano (Villarreal)
- Penyerang: Alvaro Negredo (Sevilla), Roberto Soldado (Valencia), Jesus Navas (Sevilla), Adrian Lopez Alvarez (Atletico Madrid), David Silva (Manchester City/Inggris).
Vicente Del Bosque Masih Memberi Kesempatan Untuk Puyol dan David Villa
Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque, mengaku belum tutup pintu pada David Villa dan Carles Puyol untuk merebut tempat dalam skuad Timnas Spanyol menuju Euro 2012.
Keduanya mengalami cedera sehingga diprediksi tidak bisa memperkuat Spanyol di Polandia dan Ukraina nanti. Bek veteran, Puyol, dikabarkan harus absen selama enam pekan setelah menjalani operasi lutut akhir pekan lalu, sementara rekannya di Barcelona, Villa, masih belum tampil sejak mengalami retak pada tulang tibia saat menjalani Piala Dunia antar Klub Desember lalu.
"Kami masih punya sampai 27 Mei untuk memberikan daftar akhir untuk Euro 2012, jadi sampai hari itu kami tidak akan menghapus siapapun, termasuk Puyol dan Villa," ujar Del Bosque seperti yang dikutip Marca.
"Puyol adalah pemimpin tim dan tidak ada yang perlu diburu-buru. Dia masih punya kesempatan tampil di Euro. Sulit, tapi kami akan tahu pada tanggal 27 apakah dia akan ikut atau tidak," ucapnya.
"Villa sangat efisien di depan gawang dan kami juga memiliki rasa optimistis padanya, tapi tetap realistis. Dia mengalami cedera serius dan sedang bekerja keras. Tapi kami akan memutuskan semua pada tanggal 27. Dalam 10 hari ini kami akan kesampingkan semua keraguan," lanjutnya.
Spanyol masuk kedalam Grup C di Euro 2012 Juni nanti, bergabung dengan Italia, Republik Irlandia dan Kroasia. 'La Furia Roja' akan memulai misi mempertahankan gelar mereka pada 10 Juni melawan 'Gli Azzurri'.
Keduanya mengalami cedera sehingga diprediksi tidak bisa memperkuat Spanyol di Polandia dan Ukraina nanti. Bek veteran, Puyol, dikabarkan harus absen selama enam pekan setelah menjalani operasi lutut akhir pekan lalu, sementara rekannya di Barcelona, Villa, masih belum tampil sejak mengalami retak pada tulang tibia saat menjalani Piala Dunia antar Klub Desember lalu.
"Kami masih punya sampai 27 Mei untuk memberikan daftar akhir untuk Euro 2012, jadi sampai hari itu kami tidak akan menghapus siapapun, termasuk Puyol dan Villa," ujar Del Bosque seperti yang dikutip Marca.
"Puyol adalah pemimpin tim dan tidak ada yang perlu diburu-buru. Dia masih punya kesempatan tampil di Euro. Sulit, tapi kami akan tahu pada tanggal 27 apakah dia akan ikut atau tidak," ucapnya.
"Villa sangat efisien di depan gawang dan kami juga memiliki rasa optimistis padanya, tapi tetap realistis. Dia mengalami cedera serius dan sedang bekerja keras. Tapi kami akan memutuskan semua pada tanggal 27. Dalam 10 hari ini kami akan kesampingkan semua keraguan," lanjutnya.
Spanyol masuk kedalam Grup C di Euro 2012 Juni nanti, bergabung dengan Italia, Republik Irlandia dan Kroasia. 'La Furia Roja' akan memulai misi mempertahankan gelar mereka pada 10 Juni melawan 'Gli Azzurri'.
Rabu, 09 Mei 2012
See You Soon - Guardiola Last Game at Camp Nou.
Courtesy Of www.FCBarcelona.com and www.youtube.com/FCBarcelona
Minggu, 29 April 2012
Emosional, Messi Tak Kuasa Hadapi Perpisahan Guardiola
Dengan berat hati Josep ‘Pep’ Guardiola menuju podium di pres room Camp Nou.Di antara ramainya wartawan,hadir pula manajemen Barcelona bersama pasukan El Azulgrana yang baru selesai berlatih. Namun,di antara barisan bintang Barcelona tersebut,tidak terlihat mega bintang Lionel Messi.
Hubungan emosional yang begitu kental ternyata membuat Messi memutuskan tidak hadir dalam sesi pamitan itu.Bagi peraih penghargaan pesepak bola terbaik dunia tiga kali berturut-turut itu,Guardiola bukan hanya pelatih.Bagi pria kelahiran Rosario,24 Juni 1987, tersebut,Guardiola merupakan guru, saudara, kawan, sekaligus lawan.
“Saya ingin berterima kasih kepada Pep dengan sepenuh hati untuk semua yang telah dia berikan kepada saya,baik dalam karier profesional maupun secara pribadi.Karena emosi,saya merasa lebih baik tidak hadir pada konferensi pers dan untuk menjauh dari pers.Sebab,saya tahu mereka akan mencari rasa sakit di wajah para pemain,”tulis Messi,dalam akun resmi jejaring sosial Facebookmiliknya. Fans dan orang-orang yang telah berteman dengan Messi di Facebook itu langsung memberikan respons.
Tercatat hampir 100.000 orang menyukai status Messi atau meninggalkan tanda Like. Dukungan dan doa pun teriring bagi sang pemain agar kesedihan tidak berlarut. Mereka berharap mental Messi tidak turun setelah kepergian Guardiola. Tak hanya Messi,Gerard Pique juga ikut meramaikan dunia maya.Melalui Twitter,Pique menulis kata-kata yang menyentuh.Bagi Pique,keputusan Guardiola sangat mengejutkan.Pasalnya, seusai semifinal Liga Champions kontra Chelsea,dia sesungguhnya masih sangat yakin Guardiola akan bertahan karena kecintaannya pada profesi dan klub.
“Terima kasih banyak Pep.Kau telah memberikan kami begitu banyak.Empat tahun penuh kemenangan.Momen-momen berharga dan pelajaran sepak bola yang istimewa,”tulis Pique di @Gerard3Pique. Langkah Messi dan Pique menuliskan terima kasih dan salam perpisahan di dunia maya juga diikuti Francesc ‘Cesc’ Fabregas.Pemain yang baru satu musim merumput di tim senior Barcelona itu juga merasakan kehilangan yang cukup mendalam. Bagi Fabregas,Guardiola adalah sosok pelatih yang juga merupakan ayah sekaligus sahabat para pemain.Dia merasa satu musim kebersamaan dengan Guardiola memiliki makna mendalam.
“Meski hanya satu tahun bersamanya di ruang ganti,saya merasa telah lama bersama.Bagi saya,Pep adalah pahlawan saya sejak masa kanak-kanak,”ujar Fabregas di @cesc4official. Mantan maskot Arsenal itu juga mengungkapkan harapan besar kepada Tito Vilanova.Fabregas memiliki kepercayaan diri tinggi bahwa Vilanova akan menjelma menjadi pelatih yang sama hebat dengan Guardiola.“Untuk Vilanova,saya berharap yang terbaik dalam kesempatan baru.Sepak bola telah diberikan kepadanya.Kami bersama-sama ketika saya masih kecil,”tulis Fabregas
Sebagai pengganti Guardiola, asistennya, Tito Vilanova, akan menangani Barca mulai musim depan.
Hubungan emosional yang begitu kental ternyata membuat Messi memutuskan tidak hadir dalam sesi pamitan itu.Bagi peraih penghargaan pesepak bola terbaik dunia tiga kali berturut-turut itu,Guardiola bukan hanya pelatih.Bagi pria kelahiran Rosario,24 Juni 1987, tersebut,Guardiola merupakan guru, saudara, kawan, sekaligus lawan.
“Saya ingin berterima kasih kepada Pep dengan sepenuh hati untuk semua yang telah dia berikan kepada saya,baik dalam karier profesional maupun secara pribadi.Karena emosi,saya merasa lebih baik tidak hadir pada konferensi pers dan untuk menjauh dari pers.Sebab,saya tahu mereka akan mencari rasa sakit di wajah para pemain,”tulis Messi,dalam akun resmi jejaring sosial Facebookmiliknya. Fans dan orang-orang yang telah berteman dengan Messi di Facebook itu langsung memberikan respons.
Tercatat hampir 100.000 orang menyukai status Messi atau meninggalkan tanda Like. Dukungan dan doa pun teriring bagi sang pemain agar kesedihan tidak berlarut. Mereka berharap mental Messi tidak turun setelah kepergian Guardiola. Tak hanya Messi,Gerard Pique juga ikut meramaikan dunia maya.Melalui Twitter,Pique menulis kata-kata yang menyentuh.Bagi Pique,keputusan Guardiola sangat mengejutkan.Pasalnya, seusai semifinal Liga Champions kontra Chelsea,dia sesungguhnya masih sangat yakin Guardiola akan bertahan karena kecintaannya pada profesi dan klub.
“Terima kasih banyak Pep.Kau telah memberikan kami begitu banyak.Empat tahun penuh kemenangan.Momen-momen berharga dan pelajaran sepak bola yang istimewa,”tulis Pique di @Gerard3Pique. Langkah Messi dan Pique menuliskan terima kasih dan salam perpisahan di dunia maya juga diikuti Francesc ‘Cesc’ Fabregas.Pemain yang baru satu musim merumput di tim senior Barcelona itu juga merasakan kehilangan yang cukup mendalam. Bagi Fabregas,Guardiola adalah sosok pelatih yang juga merupakan ayah sekaligus sahabat para pemain.Dia merasa satu musim kebersamaan dengan Guardiola memiliki makna mendalam.
“Meski hanya satu tahun bersamanya di ruang ganti,saya merasa telah lama bersama.Bagi saya,Pep adalah pahlawan saya sejak masa kanak-kanak,”ujar Fabregas di @cesc4official. Mantan maskot Arsenal itu juga mengungkapkan harapan besar kepada Tito Vilanova.Fabregas memiliki kepercayaan diri tinggi bahwa Vilanova akan menjelma menjadi pelatih yang sama hebat dengan Guardiola.“Untuk Vilanova,saya berharap yang terbaik dalam kesempatan baru.Sepak bola telah diberikan kepadanya.Kami bersama-sama ketika saya masih kecil,”tulis Fabregas
Sebagai pengganti Guardiola, asistennya, Tito Vilanova, akan menangani Barca mulai musim depan.
Sejarah Singkat ADU PENALTI Dalam Sepakbola
Konon adu penalti pertama kali diusulkan oleh seorang wasit dari Penzberg, Bavaria, Jerman yang bernama Karl Wald pada tahun 1970. Pada saat itu, jika keadaan seri setelah perpanjangan waktu pemenang ditentukan dengan undian menggunakan koin. Karena menganggap cara ini sangat untung-untungan, ia mengusulkan adu penalti kepada ketua persatuan sepak bola Bavaria. Usul ini pertama kali ditolak namun setelah dilobi oleh tim pengusul, baru usulan ini diterima. Setelah diteruskan ke Persatuan Sepak Bola Jerman (DFB) dan diterima, segera kemudian aturan ini diterapkan pula di UEFA dan Fédération Internationale de Football Association. Klaim lain mengatakan bahwa adu penalti diusulkan pertama kali di Inggris dan juga di Israel.
Adu penalti pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1970 antara Hull City dan Manchester United dalam Watney Cup (piala liga di Inggris) dan dimenangi Manchester United.
Penentuan kejuaraan internasional besar yang pertama kali ditentukan dengan adu penalti adalah pada final Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1976, yaitu antara Cekoslowakia melawan Jerman Barat. Cekoslowakia menang dengan 5-3.
Tiga final Piala Dunia FIFA tercatat harus diselesaikan dengan adu penalti: final Piala Dunia 1994 di Stadion "Rose Bowl" Pasadena, Kalifornia, AS antara Brasil dan Italia (dimenangi oleh Brasil dengan 3-2); final Piala Dunia Putri 1999 di stadion yang sama antara tim AS dan Tiongkok (AS menang dengan 5-4); dan final Piala Dunia FIFA 2006 di Stadion Olimpiade Berlin, Jerman, yang dimenangi oleh Italia dengan menundukkan Perancis 5-3 setelah keadaan imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu usai.
Beberapa liga di dunia pernah menggunakan adu penalti untuk menghindari seri. Sekitar tahun 1980-an, Liga Hungaria, Yugoslavia, dan Norwegia, mencoba adu penalti bila hasil pertandingan seri, dengan format sama seperti format nilai J. League dibawah. Peraturan ini kemudian dihapus. Di Amerika Serikat, Major League Soccer juga pernah menggunakan adu penalti untuk menghindari hasil seri. Sementara di Asia, Jepang dengan J. League juga pernah menggunakan adu penalti bila pertandingan seri tidak dapat diselesaikan dengan perpanjangan waktu dengan format perolehan nilai 3 poin untuk kemenangan di waktu normal, 2 poin kemenangan di waktu tambahan, 1 poin untuk kemenangan dalam adu penalti, dan 0 poin untuk kekalahan.
Adu penalti pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1970 antara Hull City dan Manchester United dalam Watney Cup (piala liga di Inggris) dan dimenangi Manchester United.
Penentuan kejuaraan internasional besar yang pertama kali ditentukan dengan adu penalti adalah pada final Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1976, yaitu antara Cekoslowakia melawan Jerman Barat. Cekoslowakia menang dengan 5-3.
Tiga final Piala Dunia FIFA tercatat harus diselesaikan dengan adu penalti: final Piala Dunia 1994 di Stadion "Rose Bowl" Pasadena, Kalifornia, AS antara Brasil dan Italia (dimenangi oleh Brasil dengan 3-2); final Piala Dunia Putri 1999 di stadion yang sama antara tim AS dan Tiongkok (AS menang dengan 5-4); dan final Piala Dunia FIFA 2006 di Stadion Olimpiade Berlin, Jerman, yang dimenangi oleh Italia dengan menundukkan Perancis 5-3 setelah keadaan imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu usai.
Beberapa liga di dunia pernah menggunakan adu penalti untuk menghindari seri. Sekitar tahun 1980-an, Liga Hungaria, Yugoslavia, dan Norwegia, mencoba adu penalti bila hasil pertandingan seri, dengan format sama seperti format nilai J. League dibawah. Peraturan ini kemudian dihapus. Di Amerika Serikat, Major League Soccer juga pernah menggunakan adu penalti untuk menghindari hasil seri. Sementara di Asia, Jepang dengan J. League juga pernah menggunakan adu penalti bila pertandingan seri tidak dapat diselesaikan dengan perpanjangan waktu dengan format perolehan nilai 3 poin untuk kemenangan di waktu normal, 2 poin kemenangan di waktu tambahan, 1 poin untuk kemenangan dalam adu penalti, dan 0 poin untuk kekalahan.
Puyol: "Kepergian Guardiola Pukulan Berat"
Bek Barcelona Carles Puyol telah mengakui bahwa dengan mundurnya Pep Guardiola dari Camp Nou pada akhir musim merupakan pukulan berat.
"Ini adalah pukulan berat dengan perginya Guardiola," kata bek Barcelona Carles Puyol kepada wartawan pada konferensi pers, seperti dikutip laman Goal, Sabtu (28/4/12).
"Di dalam ruang ganti pemain, kita semua ingin dia tinggal," katanya. Pelatih berusia 41 tahun itu mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Camp Nou di akhir musim pada konferensi pers yang juga dihadiri para pemainnya.
"Dia mengatakan kepada kami pada Jum'at pagi, tepat sebelum sesi latihan," ungkap Puyol.
"Ini adalah pukulan berat dengan perginya Guardiola," kata bek Barcelona Carles Puyol kepada wartawan pada konferensi pers, seperti dikutip laman Goal, Sabtu (28/4/12).
"Di dalam ruang ganti pemain, kita semua ingin dia tinggal," katanya. Pelatih berusia 41 tahun itu mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Camp Nou di akhir musim pada konferensi pers yang juga dihadiri para pemainnya.
"Dia mengatakan kepada kami pada Jum'at pagi, tepat sebelum sesi latihan," ungkap Puyol.
Pengakuan Xavi tentang Rijkaard
Mengingat sewaktu Barcelona dibesut Frank Rijkaard, klub terbaik Dunia saat ini memang terbilang sukses.Namun kesuksesan itu tidak sebanding setelah diambil alih oleh Pep Guardiola.Kini jantung lapangan Barcelona Xavi Hernandez angkat bicara soal mantan pelatihnya Frank Rijkaar.
Xavi mengatakan bahwa dirinya tidak yakin Barcelona bisa sesukses ini kalau masih ditangani oleh Rijkaard.Pasalnya Xavi sendiri pernah menjadi pemain tidak butuhkan dalam skuad, sementara pada saat itu Rijkaard lebih mempercayakan Ronaldinho dan Deco menjadi Otak permainan Barcelona.Bahkan Xavi juga mengatakan bahwa dirinya dulu hanya dianggap sebagai anak bawang diklub.
"Frank Rijkaard pelatih yang pintar, namun tidak untuk saya! Saya pernah dianggap sebagai pemain tidak berguna dan selalu menjadi pelengkap saja. Saya hanya dianggap penyakit kanker Barca, dengan tinggi 1,70 meter jelas tidak mungkin dianggap mampu bersaing.Mungkin dirinya benar, dengan sejumlah pemain yang memiliki nama lebih tinggi bisa membuat level permainan dinilai, tapi saya tidak melihat itu", demikian pengakuan Xavi.
Xavi mengatakan bahwa dirinya tidak yakin Barcelona bisa sesukses ini kalau masih ditangani oleh Rijkaard.Pasalnya Xavi sendiri pernah menjadi pemain tidak butuhkan dalam skuad, sementara pada saat itu Rijkaard lebih mempercayakan Ronaldinho dan Deco menjadi Otak permainan Barcelona.Bahkan Xavi juga mengatakan bahwa dirinya dulu hanya dianggap sebagai anak bawang diklub.
"Frank Rijkaard pelatih yang pintar, namun tidak untuk saya! Saya pernah dianggap sebagai pemain tidak berguna dan selalu menjadi pelengkap saja. Saya hanya dianggap penyakit kanker Barca, dengan tinggi 1,70 meter jelas tidak mungkin dianggap mampu bersaing.Mungkin dirinya benar, dengan sejumlah pemain yang memiliki nama lebih tinggi bisa membuat level permainan dinilai, tapi saya tidak melihat itu", demikian pengakuan Xavi.
Puyol Ingin Menyusul Xavi Memecahkan Rekor di Barcelona
Kapten Barcelona, Carles Puyol akan menjadi pemain kedua yang memecahkan rekor bermain terbanyak bersama Barcelona bila diturunkan saat menjamu AC Milan pada leg kedua perempat final Liga Champions di Nou Camp. Pemain yang bermain paling banyak untuk Barcelona dipegang oleh Migueli, dan Puyol akan mengekor rekannya Xavi Hernandez yang sebelumnya sudah memecahkan rekor bermain terbanyak yaitu 549 kali bersama Barcelona.
Puyol yang selalu menjaga lini pertahanan untuk Barcelona ini merasa bangga dengan prestasinya. “Sebuah kehormatan yang luar biasa bila mampu melampaui Migueli. Sebab dia adalah ikon untuk semua Cules, dan untuk melampaui Xavi bukanlah hal mudah karena ia masih menjalani banyak pertandingan lainnya. Tapi saya juga masih ingin bermain lebih banyak laga lagi” ujar Puyol.
Xavi memecahkan rekor Migueli di musim 2010/11, ketika itu tim menang 2-1 atas Llevant. Saat ini sudah sekitar 680 pertandingan yang telah dikoleksi oleh Xavi. Puyol bergabung dengan akademi sepak bola Barcelona, La Masia saat masih berusia 17 tahun yang kemudian bergabung dengan tim B Barcelona. Pada musim 2003/04, Puyol terpilih sebagai kapten ketiga atas prestasinya dan menjadi kapten utama setahun kemudian.
Puyol yang selalu menjaga lini pertahanan untuk Barcelona ini merasa bangga dengan prestasinya. “Sebuah kehormatan yang luar biasa bila mampu melampaui Migueli. Sebab dia adalah ikon untuk semua Cules, dan untuk melampaui Xavi bukanlah hal mudah karena ia masih menjalani banyak pertandingan lainnya. Tapi saya juga masih ingin bermain lebih banyak laga lagi” ujar Puyol.
Xavi memecahkan rekor Migueli di musim 2010/11, ketika itu tim menang 2-1 atas Llevant. Saat ini sudah sekitar 680 pertandingan yang telah dikoleksi oleh Xavi. Puyol bergabung dengan akademi sepak bola Barcelona, La Masia saat masih berusia 17 tahun yang kemudian bergabung dengan tim B Barcelona. Pada musim 2003/04, Puyol terpilih sebagai kapten ketiga atas prestasinya dan menjadi kapten utama setahun kemudian.
FC Barcelona - Grà cies Pep!
Pep Guardiola.. Menyatakan mundur dari kepelatihan Barca.. Selama 4 Tahun.. 13 gelar dipersembahkan untuk Almamaternya.. Sampai Jumpa, Pep! Terima kasih untuk semuanya..
Salam, CULES!!Source : www.youtube.com/fcbarcelona
Sabtu, 28 April 2012
Vilanova to take over from Guardiola
Pep Guardiola is leaving Barça on June 30 after four years in charge of the first team and the club has also decided that his successor will be Tito Vilanova. Guardiola announced his decision this Friday morning to president Sandro Rosell and the squad just before training at Sant Joan DespÃ. Afterwards, Rosell, Guardiola and Zubizarreta gave a press conference in the Ricard Maxenchs pressroom in the Camp Nou.
It was a hugely attended affair, with the board of directors present, along with the four captains in representation of the players and a large number of media professionals
Exhausted and empty
Sandro Rosell was responsible for announcing the decision to the public, whereupon he expressed his “eternal gratitude” to the coach for the “happiness” he has given the club by “perfecting a model that should never be questioned again.” He also commented that Guardiola was simply “the best manager in club history.” The outgoing manager himself named exhaustion as his main reason for deciding to leave, but sure that he could do so “with the feeling of a job well done”.
Rosell then announced who the next Barcelona manager will be, a decision made by the coaching staff and ratified by the Board. Tito Vilanova is the chosen man, and Andoni Zubizarreta explained the reasons why. Vilanova thus becomes the seventeenth Catalan manager of the Barça first team.
On top for four years
Guardiola is departing as the most successful manager in FCB history, having won 13 titles to date. Having also played for Barça between 1991 and 2001, he returned in 2007 to coach the reserve team. A year later he took over the first team and led them to four unprecedented years of success.
Source : FCBarcelona Official Website
Sisi Gelap LaLiga Spanyol
Kompetisi olah kulit bundar asal tanah Spanyol, boleh saja tengah menikmati era kesuksesan. Barcelona dan Real Madrid adalah dua delegasi terbaik La Liga di Eropa saat ini. Akan tetapi, kesuksesan La Liga ternyata menyimpan sisi kelam.
Madrid dan Barca, masih bersuara di semi final Liga Champions. Tiga klub medioker lainnya, juga masih berkiprah di fase yang sama di Europa League. Tapi dari sebuah survei rekening yang dimikili klub-klub top itu, mengemukakan ruwetnya balutan utang dan tunggakan pajak.
Rivalitas Real Madrid dan Barcelona, juga tak terjadi di atas lapangan, tapi juga utang di rekening klub keduanya. Berdasarkan lansiran The World Game, Kamis (12/4/2012), akumulasi utang Madrid, berkisar di angka 589 juta euro, atau lebih dari Rp7 triliun.
Sedangkan, serupa dengan posisi di klasemen di mana perolehan poin Barca masih tertinggal dari Los Blancos, utang raksasa Katalan itu masih belum bisa menungguli rivalnya. Barca terakumulasi punya tumpukan utang sebesar 578 euro, atau setara dengan Rp6,9 triliun.
Sejatinya, masalah ini sudah pernah diwacanakan untuk diselesesaikan pada tahun lalu. Kementerian Olahraga Spanyol yang mencanangkan program. Tapi sayangnya, tak ada progres yang benar-benar berjalan.
“Dari angka-angka (rekening dan utang) Madrid dan Barcelona saja, sudah menunjukkan bahwa sepakbola Spanyol tak bisa mengatur keuangannya dengan baik,” papar Profesor Jose Maria Gay de Liebana, dari Universitas Ekonomi Barcelona yang membahas soal sepakbola.
“Sepakbola adalah cerminan ekonomi umum di Spanyol. Selama bertahun-tahun, Spanyol menghabiskan sesuatu yang melebihi kemampuan kami, hingga akhirnya jatuh semakin dalam ke lembah utang,” lanjutnya.
“Klub-klub Spanyol membuat investasi besar-besaran dan tak efisien. Padahal mereka tak punya yayasan sendiri untuk mendanai pengeluaran mereka. Tapi mereka tetap besar-besaran terjerumus ke balutan utang,” tuntas De Liebana.
Madrid dan Barca, masih bersuara di semi final Liga Champions. Tiga klub medioker lainnya, juga masih berkiprah di fase yang sama di Europa League. Tapi dari sebuah survei rekening yang dimikili klub-klub top itu, mengemukakan ruwetnya balutan utang dan tunggakan pajak.
Rivalitas Real Madrid dan Barcelona, juga tak terjadi di atas lapangan, tapi juga utang di rekening klub keduanya. Berdasarkan lansiran The World Game, Kamis (12/4/2012), akumulasi utang Madrid, berkisar di angka 589 juta euro, atau lebih dari Rp7 triliun.
Sedangkan, serupa dengan posisi di klasemen di mana perolehan poin Barca masih tertinggal dari Los Blancos, utang raksasa Katalan itu masih belum bisa menungguli rivalnya. Barca terakumulasi punya tumpukan utang sebesar 578 euro, atau setara dengan Rp6,9 triliun.
Sejatinya, masalah ini sudah pernah diwacanakan untuk diselesesaikan pada tahun lalu. Kementerian Olahraga Spanyol yang mencanangkan program. Tapi sayangnya, tak ada progres yang benar-benar berjalan.
“Dari angka-angka (rekening dan utang) Madrid dan Barcelona saja, sudah menunjukkan bahwa sepakbola Spanyol tak bisa mengatur keuangannya dengan baik,” papar Profesor Jose Maria Gay de Liebana, dari Universitas Ekonomi Barcelona yang membahas soal sepakbola.
“Sepakbola adalah cerminan ekonomi umum di Spanyol. Selama bertahun-tahun, Spanyol menghabiskan sesuatu yang melebihi kemampuan kami, hingga akhirnya jatuh semakin dalam ke lembah utang,” lanjutnya.
“Klub-klub Spanyol membuat investasi besar-besaran dan tak efisien. Padahal mereka tak punya yayasan sendiri untuk mendanai pengeluaran mereka. Tapi mereka tetap besar-besaran terjerumus ke balutan utang,” tuntas De Liebana.
Spanyol di Euro 2012
Del Bosque: Lupakan Kejayaan Spanyol!
Menjadi juara dalam kejuaraan besar dunia adalah sebuah kebanggaan besar bagi seorang pelatih. Hal itu tak terkecuali bagi Pelatih Vicente Del Bosque, yang mengantar Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010. Ia mengaku bangga dengan prestasi tersebut. Namun, ia ingin agar kejayaan pada masa itu segera dilupakan saat berlaga pada Euro 2012 nanti.
"Saya kira kami seperti orang biasa. Kami bisa bangga dengan apa yang telah kami raih, tapi kini itu hanya menjadi masa lalu, dan kami harus menghadapi masa depan," ungkap Del Bosque seperti dilansir UEFA.com, Senin (23/4/2012).
Di final Euro 2008, Spanyol berhasil membekuk Jerman dengan skor 1-0 lewat gol Fernando Torres. Namun, saat itu Spanyol dilatih Luis Aragones. Tak berhenti sampai di situ, tim berjuluk "La Furia Roja" itu kembali menunjukkan kualitasnya pada Piala Dunia 2010 setelah berhasil menumbangkan Belanda lewat gol dari Andres Iniesta pada menit ke-117, meski jabatan pelatih berpindah ke Del Bosque.
"Dan jika kami ingin menjaga penampilan di lapangan, tidak ada kemungkinan lain selain melupakan kemenangan kami dan mempersiapkan tantangan berikutnya," ungkap Bosque.
Mantan Pelatih Real Madrid ini disebut-sebut melakukan perjalanan ke Barcelona untuk bertemu dengan David Villa guna membicarakan kesiapan striker itu pada Euro 2012. Villa sendiri sempat mengalami cedera serius pada tulang keringnya, tetapi Del Bosque berharap ia bisa bermain bersama "La Furia Roja". Kini Spanyol berada di Grup C bersama Kroasia, Irlandia, dan Italia. Spanyol akan langsung berhadapan dengan Italia pada pertandingan pertama, 10 Juni.
Del Bosque Jenguk David Villa di Barcelona
"Saya kira kami seperti orang biasa. Kami bisa bangga dengan apa yang telah kami raih, tapi kini itu hanya menjadi masa lalu, dan kami harus menghadapi masa depan," ungkap Del Bosque seperti dilansir UEFA.com, Senin (23/4/2012).
Di final Euro 2008, Spanyol berhasil membekuk Jerman dengan skor 1-0 lewat gol Fernando Torres. Namun, saat itu Spanyol dilatih Luis Aragones. Tak berhenti sampai di situ, tim berjuluk "La Furia Roja" itu kembali menunjukkan kualitasnya pada Piala Dunia 2010 setelah berhasil menumbangkan Belanda lewat gol dari Andres Iniesta pada menit ke-117, meski jabatan pelatih berpindah ke Del Bosque.
"Dan jika kami ingin menjaga penampilan di lapangan, tidak ada kemungkinan lain selain melupakan kemenangan kami dan mempersiapkan tantangan berikutnya," ungkap Bosque.
Mantan Pelatih Real Madrid ini disebut-sebut melakukan perjalanan ke Barcelona untuk bertemu dengan David Villa guna membicarakan kesiapan striker itu pada Euro 2012. Villa sendiri sempat mengalami cedera serius pada tulang keringnya, tetapi Del Bosque berharap ia bisa bermain bersama "La Furia Roja". Kini Spanyol berada di Grup C bersama Kroasia, Irlandia, dan Italia. Spanyol akan langsung berhadapan dengan Italia pada pertandingan pertama, 10 Juni.
Del Bosque Jenguk David Villa di Barcelona
Del Bosque berharap Villa sudah fit dan bisa bermain di Euro.
Pelatih tim nasional Spanyol, Del Bosque terbang ke Barcelona, hari ini. Del Bosque menjenguk striker Barca, David Villa untuk mengetahui kondisinya apakah bisa bermain di Euro 2012 atau tidak.
Striker 30 tahun ini sudah absen dari lapangan hijau dalam beberapa bulan terakhir karena cedera. Tapi, Del Bosque berharap Villa sudah fit dan bisa bermain di Euro.
Mantan striker Valencia ini mengalami retak tulang tibia saat tampil bersama Barca di Piala Dunia Klub FIFA, Desember 2011. Cedera Villa semakin serius sehingga harus absen lama dari lapangan hijau.
Villa pernah menyebut proses pemulihan kondisinya berjalan lancar dan bisa tampil kembali sebelum akhir musim kompetisi 2011-12. Tapi, belum jelas apakah El Guaje bisa tampil di Polandia dan Ukraina.
Del Bosque sangat berharap bisa membawa Villa ke Euro. Karena sang juara bertahan Spanyol minim striker berkualitas setelah Fernando Torres mengalami inkonsistensi permainan.
Spanyol bergabung dengan Italia, Irlandia dan Kroasia di Grup C. Spanyol mulai mempertahankan gelar melawan Italia pada 10 Juni 2012.
Hari Ini, Barca Umumkan Pengunduran Pep Guardiola
Presiden Barcelona Sandro Rosell dan Pep Guardiola telah melakukan pertemuan.
Spekulasi masa depan pelatih Barcelona Pep Guardiola kembali berhembus. Mengutip laporan Tribal Football, Barcelona rencananya akan mengumumkan pengunduran diri Guardiola pada hari ini.
Pengumuman tersebut rencananya dilakukan melalui konferensi pers. Waktu yang dijadwalkan pada pukul 12 petang waktu setempat. Dalam jumpa pers tersebut, akan hadir presiden klub Sandro Rosell dan Guardiola.
Sementara itu berdasarkan laporan media Spanyol pada Kamis pagi waktu setempat, pelatih berusia 41 tahun itu telah melakukan pertemuan dengan Rosell. Pertemuan tersebut menitik beratkan pada rencana masa depannya. Hingga kini masih belum jelas hasil pertemuan tersebut.
Namun kabar lain menghembuskan, Guardiola kabarnya akan menyampaikan pesan pengunduran dirinya tersebut kepada para pemain ketika kumpul pada sesi latihan Jumat. Persiapan latihan ini dilakukan sebagai bagian sebelum berkunjung ke markas Rayo Vallecano.
Pep Guardiola Berterima Kasih Pada Para Pemain
EMPAT tahun membesut Barcelona, Pep Guardiola akhirnya memilih tak memperbarui kontraknya yang akan berakhir setelah musim ini selesai.
Menjelang kepergiannya, sang pelatih menghaturkan terima kasih kepada anak-anak asuhnya, yang menurutnya berperan sangat besar dalam sukses The Catalans merengkuh 13 trofi, mungkin bertambah jika Barca menjuarai Copa del Rey, selama periode kepemimpinannya.
“Saya ingin berterima kasih kepada para pemain yang bertanggung jawab atas segala yang telah saya miliki di sini, sebuah keistimewaan dapat melatih mereka. Saya melakukan segala hal dengan penuh gairah, tapi saya ingin berterima kasih kepada para pemain. Hari demi hari, selama bertahun-tahun, mereka membuat segalanya mungkin,” kata Guardiola.
Mantan gelandang Barca dan timnas Spanyol ini menganggap keputusannya adalah yang terbaik untuk klub karena energinya sudah terkuras habis dan antusiasmenya tak sama lagi seperti ketika pertama kali diangkat sebagai entrenador.
“Saya tak punya energi tersisa, saya perlu mengisi kembali energi tersebut. Saya perlu menemukan kembali perasaan yang saya miliki ketika saya pertama memulai, waktu telah mengambil itu. Saya hanya tak merasa sama lagi, Barca tak pantas mendapatkan hal itu. Hanya itu yang ingin saya katakan.”
“Saya akan pergi dengan memahami bahwa saya telah melakukan tugas saya, dan saya bangga dengan segala yang telah saya lakukan. Klub ini merupakan kekuatan tak terhentikan. Pengganti saya akan sangat kapabel, dan akan melakukan pekerjaannya dengan luar biasa,” tegas Pep.
Posisi Guardiola akan diambil alih oleh asistennya, Tito Vilanova, mulai musim depan.
Menjelang kepergiannya, sang pelatih menghaturkan terima kasih kepada anak-anak asuhnya, yang menurutnya berperan sangat besar dalam sukses The Catalans merengkuh 13 trofi, mungkin bertambah jika Barca menjuarai Copa del Rey, selama periode kepemimpinannya.
“Saya ingin berterima kasih kepada para pemain yang bertanggung jawab atas segala yang telah saya miliki di sini, sebuah keistimewaan dapat melatih mereka. Saya melakukan segala hal dengan penuh gairah, tapi saya ingin berterima kasih kepada para pemain. Hari demi hari, selama bertahun-tahun, mereka membuat segalanya mungkin,” kata Guardiola.
Mantan gelandang Barca dan timnas Spanyol ini menganggap keputusannya adalah yang terbaik untuk klub karena energinya sudah terkuras habis dan antusiasmenya tak sama lagi seperti ketika pertama kali diangkat sebagai entrenador.
“Saya tak punya energi tersisa, saya perlu mengisi kembali energi tersebut. Saya perlu menemukan kembali perasaan yang saya miliki ketika saya pertama memulai, waktu telah mengambil itu. Saya hanya tak merasa sama lagi, Barca tak pantas mendapatkan hal itu. Hanya itu yang ingin saya katakan.”
“Saya akan pergi dengan memahami bahwa saya telah melakukan tugas saya, dan saya bangga dengan segala yang telah saya lakukan. Klub ini merupakan kekuatan tak terhentikan. Pengganti saya akan sangat kapabel, dan akan melakukan pekerjaannya dengan luar biasa,” tegas Pep.
Posisi Guardiola akan diambil alih oleh asistennya, Tito Vilanova, mulai musim depan.
Sabtu, 12 Februari 2011
Jumat, 24 Desember 2010
Minggu, 19 Desember 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
















